Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah kota, serta masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti di Rawajati, Jakarta Selatan.
Sekitar 600 personel gabungan dari berbagai unit ikut kerja bakti di tepi Sungai Ciliwung, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran.
Tujuan kegiatan ini adalah menjaga kondisi lingkungan agar siap menghadapi kemungkinan hujan lebat serta aliran air tinggi yang kerap terjadi saat musim penghujan tiba.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menyebut kerja bakti seperti ini sangat dibutuhkan guna memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap perubahan kondisi cuaca belakangan ini.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Berita dan Fakta dari Masyarakat.
Peran Personel Berseragam
Personel yang dilibatkan dalam kegiatan ini tidak hanya dari satu instansi. Ratusan petugas gabungan berasal dari institusi sipil serta unsur keamanan.
Keberadaan anggota TNI, Polri, personel Pemkot Jakarta Selatan, serta tenaga spesialis sumber daya air menunjukkan kerjasama lintas disiplin dalam menjaga kondisi lingkungan.
Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antar unsur masyarakat guna menjaga lingkungan hidup.
Selama kegiatan berlangsung, dua unit ekskavator digunakan untuk mengeruk sedimen sungai serta sampah yang sering kali menjadi penyebab saluran air tersumbat.
Petugas secara manual membersihkan sampah di sepanjang bantaran sungai, termasuk plastik serta material lain yang menghambat aliran air di area tersebut.
Teknik pengerukan serta pembersihan lingkungan secara manual ini bertujuan menjamin aliran sungai tetap lancar saat debit air meningkat.
Bersih Kawasan Sungai Ciliwung
Sungai Ciliwung merupakan salah satu alur air utama yang membelah wilayah Rawajati serta wilayah sekitarnya. Permasalahan pada sungai tersebut seringkali berujung pada genangan di permukiman warga bila sistem aliran air tersendat.
Oleh karena itu, fokus kerja bakti juga diarahkan pada bagian sungai yang rentan tertutup sampah serta sedimen. Langkah ini dimaksudkan agar jalur air tetap terbuka lebar saat hujan deras mengguyur wilayah Jakarta.
Partisipasi masyarakat setempat terlihat kuat pada aktivitas ini. Warga turut menyumbangkan tenaga guna mengangkat sampah yang terendam air serta menyumbat jalur drainase kecil.
Keterlibatan warga menjadi bagian integral dari proses menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan sosial antar tetangga di lingkungan Rawajati.
Baca Juga: Asap Asam Nitrat Menebar di Cilegon, Ancaman Serius bagi Warga
Pesan Pejabat Lokal Kepada Publik
Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang terjalin antara berbagai unsur dalam kerja bakti ini.
Ia menilai bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun budaya peduli terhadap lingkungan hidup.
Menurutnya, kebersihan sungai serta saluran air menjadi penentu utama kondisi lingkungan saat curah hujan tinggi tiba.
Anwar juga mengingatkan masyarakat agar terus terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area permukiman serta kawasan sungai.
Perhatian penuh terhadap aspek kebersihan tersebut dapat mengurangi kemungkinan tertahannya aliran air oleh sampah plastik yang menyumbat pompa air serta saluran drainase lainnya.
Harapan Untuk Masyarakat Rawajati
Kerja bakti besar-besaran ini memberi inspirasi bagi warga Rawajati serta wilayah lain yang rawan banjir.
Harapan bersama muncul untuk membentuk lingkungan yang bersih, sehat, serta siap menghadapi musim hujan yang sering kali membawa tantangan berat bagi wilayah metropolitan seperti Jakarta.
Masyarakat serta pejabat setempat menyatakan komitmen untuk terus merawat hasil kerja bakti selama ini agar aspirasi hidup bersih terus terwujud di setiap sudut kawasan Rawajati.
Luangkan waktu kamu untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Berita dan Fakta dari Masyarakat.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari antaranews.com
- Gambar Utama dari antaranews.com